- Menjaga Perairan Selat Melaka: UNRI dan Warga Desa Muntai Berkolaborasi Hadirkan Teknologi Fish Apartment
- UNIVERSITAS RIAU GELAR PENGABDIAN DESA BINAAN DI MUNTAI, KEMBANGKAN APARTEMEN IKAN BERBASIS MASYARAKAT
- Pendaftaran Sekretaris Desa Muntai Masih Sepi, Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar
- Pemdes Muntai Salurkan BLT-DD Tahap III 2026, Setiap KPM Terima Rp900 Ribu
- Politeknik Negeri Bengkalis Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Perangkat Desa Muntai
Modul
Tingkatkan Keterampilan Warga, Tim Pengabdian UNRI Terbitkan Modul Pelatihan Pembuatan dan Penempatan Fish Apartment
Sabtu,07 November 2026 - 12:25:pm WIB | Oleh: Administrator
MUNTAI – Sebagai komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat pesisir, Tim Pengabdian Desa Binaan Universitas Riau (UNRI) meluncurkan buku "Modul Pelatihan Pembuatan dan Penempatan Apartemen Ikan Berbasis Masyarakat di Desa Muntai, Bengkalis". Modul ini disusun sebagai panduan teknis dan praktis bagi nelayan serta warga lokal dalam mendukung upaya konservasi ekosistem perairan secara mandiri.
Modul panduan ini mengusung empat pilar utama dalam penerapannya di lapangan: (1) Partisipatif Berbasis Masyarakat – Mengedepankan keterlibatan aktif warga dari tahap pembuatan, penempatan, hingga pengawasan. (2) Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan – Memanfaatkan material serta desain yang aman bagi habitat biota laut. (3) Mudah Diterapkan di Lokasi – Menyajikan petunjuk teknis yang aplikatif dan mudah dipraktikkan langsung oleh masyarakat nelayan setempat. (4) Mendukung Ekosistem dan Usaha Perikanan – Berorientasi pada pemulihan populasi ikan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi nelayan jangka panjang.
Ketua Tim Pengabdian LPPM UNRI, Dr. T. Ersti Yulika Sari, menyampaikan bahwa kehadiran modul ini diharapkan menjadi acuan berkelanjutan agar pengetahuan yang dibagikan dapat terus diturunkan dan diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.
"Pengabdian kepada masyarakat bagi kami bukan hanya tentang membawa teknologi, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian untuk menjaga sumber daya perairan. Melalui modul pelatihan ini, kami berharap warga Desa Muntai dapat mempelajari, membuat, dan mengelola Fish Apartment secara mandiri hingga berkembang menjadi gerakan bersama," ungkap Dr. T. Ersti Yulika Sari.
Sambutan hangat juga disampaikan oleh Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin. Ia menyambut baik penerbitan modul pelatihan ini sebagai langkah konkrert dalam memberikan investasi pengetahuan bagi para nelayan Desa Muntai.
"Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Muntai, saya menyambut baik serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNRI. Perairan Selat Melaka adalah sumber penghidupan kami yang menghasilkan berbagai ikan bernilai ekonomis tinggi seperti kurau, jenak, gerot, hingga kerapu. Hadirnya modul pelatihan dan praktik langsung pembuatan apartemen ikan ini menjadi investasi nyata kita bersama dalam menjaga kelestarian laut serta masa depan nelayan Muntai," ujar Muhammad Nurin.
Dengan adanya modul pelatihan ini, kolaborasi antara UNRI dan Pemerintah Desa Muntai diharapkan terus melahirkan inovasi berbasis kearifan lokal yang berdampak positif bagi kelestarian lingkungan dan ekonomi perikanan desa.







