- Semarak HUT ke-81 RI di Desa Muntai, Penampilan Kreatif Pelajar Meriahkan Lapangan Hijau
- Usai Upacara HUT ke-81 RI, Pemerintah Desa Muntai Ziarah ke Makam Para Pendiri Kampung
- Penuh Haru di HUT ke-81 RI, Kepala Desa Muntai Bicara Tentang Amanah dan Pengabdian
- Khidmat dan Penuh Haru, Desa Muntai Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pembukaan Turnamen Olahraga Desa Muntai Tahun 2026 Meriah, Tiga Pertandingan Digelar
Ziarah Makam Pendiri Kampong Desa Muntai Usai Upacara HUT Ke 81 Kemerdekaan RI, Gambar ini saat berada di Kuburan Almarhun Arwin Sekdes Muntai
Usai Upacara HUT ke-81 RI, Pemerintah Desa Muntai Ziarah ke Makam Para Pendiri Kampung
Senin,17 Agustus 2026 - 12:56:pm WIB | Oleh: Administrator
Muntai,— Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Hijau Desa Muntai, Pemerintah Desa Muntai bersama sejumlah tokoh dan masyarakat melaksanakan ziarah ke makam para pendiri kampung dan para pendahulu Desa Muntai yang telah terlebih dahulu berpulang ke hadirat Allah SWT.
Kegiatan ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam membuka, membangun, dan meletakkan dasar kehidupan masyarakat Desa Muntai.
Dalam suasana yang penuh khidmat, rombongan Pemerintah Desa Muntai memanjatkan doa untuk para pendiri kampung dan masyarakat terdahulu yang telah mendahului kita. Ziarah juga menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan generasi sebelumnya yang telah mewariskan Desa Muntai kepada generasi saat ini.
Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin, menyampaikan bahwa mengenang para pendahulu merupakan bagian penting dalam menjaga sejarah dan jati diri desa.
“Kita hari ini dapat berdiri, hidup, dan membangun Desa Muntai karena ada orang-orang terdahulu yang telah membuka jalan dan meletakkan dasar bagi kehidupan kampung ini. Ziarah ini adalah bentuk penghormatan kita kepada mereka yang telah mendahului kita,” ungkapnya.
Menurutnya, kemerdekaan juga harus dimaknai dengan menghargai perjuangan, bukan hanya para pahlawan nasional, tetapi juga para pendiri kampung, tokoh masyarakat, orang tua, dan seluruh pendahulu yang telah memberikan jasa bagi kehidupan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi sekarang bahwa setiap pembangunan yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari perjalanan panjang yang telah dimulai oleh generasi terdahulu.
“Kita boleh membangun lebih maju, tetapi jangan pernah melupakan sejarah. Karena tanpa pendahulu, tidak akan ada kita yang berdiri dan melanjutkan pembangunan hari ini,” tambahnya.
Ziarah ditutup dengan doa bersama dan memohon kepada Allah SWT agar seluruh pendiri kampung dan para pendahulu yang telah meninggal dunia mendapatkan ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi-Nya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Muntai berharap semangat menghormati para pendahulu dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga sejarah, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan identitas Desa Muntai tetap terjaga dari generasi ke generasi.






