- DMDI Melaka Raih Juara Tiga Festival Gasing Internasional Pulau Penyengat 2026
- Menjaga Tradisi Laut Melayu, Nelayan Muntai Gotong Royong Turunkan Perahu Baru
- Tim Survei Topografi Lakukan Pemetaan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Muntai
- PAUD KB Dahlia Mandiri Desa Muntai Wisudakan Anak Didik Angkatan Ke-XII Tahun Ajaran 2025/2026
- Kepala Desa Muntai: Anak-Anak Hari Ini adalah Pemimpin Masa Depan
Gotong Royong Bersama Mahasiswa KUKERTA UNRI di Desa Muntai
Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Bersatu dengan Warga, Semangat Gotong Royong Wujudkan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Muntai
Sabtu,27 Juni 2026 - 09:38:am WIB | Oleh: Administrator
Muntai, 26 Juni 2026 – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali terlihat di Desa Muntai. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tahun 2026 dari Universitas Riau bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Muntai bergotong royong membersihkan serta membuka lahan di kawasan Kuala Muntai yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh Plt. Sekretaris Desa Muntai Kamil, Ketua BPD M. Rizal, perangkat desa, Kepala Dusun, Ketua Linmas, para Ketua RT/RW, warga nelayan Desa Muntai, serta mahasiswa KUKERTA UNRI yang dengan penuh semangat bergabung bersama masyarakat.
Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin, berhalangan hadir karena pada waktu yang sama sedang melaksanakan tugas kedinasan di luar desa. Meskipun demikian, kegiatan gotong royong tetap berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa.
Plt. Sekretaris Desa Muntai, Kamil, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, Ketua BPD, perangkat desa, Linmas, RT/RW, para nelayan, serta adik-adik Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini. Kehadiran dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa akan lebih mudah terwujud apabila dilakukan secara bersama-sama," ujar Kamil.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KUKERTA tidak hanya memberikan tenaga dalam kegiatan gotong royong, tetapi juga menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Muntai berharap semangat gotong royong terus terpelihara sebagai warisan budaya masyarakat Melayu sekaligus menjadi modal sosial dalam mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjadi ikon pembangunan Desa Muntai di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban antara mahasiswa dan masyarakat, mencerminkan bahwa kolaborasi, kepedulian, dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (NN)






